Senin

Kemah Yuk...!

Berkemah adalah sebuah kegiatan rekreasi di luar ruangan.Berkemah dilakukan dengan menginap dlokasi perkemahan dengan menggunakan tenda dengan fasilitas layaknya tempat tinggal darurat.Tujuannya antara lain :

1.Memberikan pengalaman adanya saling ketergantungan antara manusia dengan unsur
unsur alam serta untuk memahami dan menghormati keseimbangan alam
2.Untuk mengembangkan kemampuan diri mengatasi tantangan
3.Menemukan kembali cara hidup yang menyenangkan dalam kesederhanaan.
4.Membina kerja sama,persatuan dan persaudaraan.

Pada tanggal 18 sampai dengan 19 Desember 2011,untuk mengakhiri kegiatan Semester 1 anak-anak Sawokecik berkemah di Ragunan.Ini adalah kegiatan berkemah pertama kali yang dilakukan bersama.Banyak pengalaman lucu dan menyenangkan terjadi.Kerjasama diantara kami menjadi semakin erat.Malamnya,kami membuat api unggun dan bermain game seru...
by.Ann

Jumat

Field Trip : Green Festival 2011



Field trip kali,anak-anak Sawokecik mengunjungi Green Festival, pada tanggal 2 Desember 2011.Green Festival,dibuka di Jakarta, Kamis (1/12/2011) di Bentara Budaya Jakarta. Pameran yang terselenggara keempat kalinya ini telah diadakan di Bandung 24-26 November, berlangsung di Jakarta hingga 4 Desember 2011 dan akan digelar kembali di Surabaya pada tanggal 9-11 Desember 2011.

Datang ke Green Festival, pengunjung bisa merefleksikan masalah perubahan iklim serta mendapatkan masukan cara menyikapinya dari skala kecil. Di Green Festival, terdapat zona yang merepresentasikan persoalan pemicu perubahan iklim, yakni zona air,zona pohon,zona energi,zona sampah, dan zona transportasi.

Merefleksikan masalah perubahan iklim, di Zona Iklim, pengunjung bisa melihat patung es pinguin bersebelahan dengan beruang kutub. Patung yang perlahan mencair ini merefleksikan konsekuensi pemanasan global dan perubahan iklim bagi lingkungan kutub.

Di Zona Transportasi, pengunjung bisa menyadari bahwa pemakaian kendaraan bermotor bisa berdampak buruk bagi Bumi. Sepeda dipamerkan sebagai alternatif. Di Green Festival, ada pula stand Komunitas Bike to Work yang mengajak menggunakan sepeda dalam aktivitas sehari-hari.

Di Zona Air, ditunjukkan pesan lewat kartun bahwa konsumsi air yang berlebihan juga berdampak buruk bagi lingkungan. Pengunjung diajak mengkonsumsi air secara efisien. Sementara di Zona Sampah, pengunjung diajak mengurangi penggunaan sampah plastik.

Di zona sampah, ditunjukkan perbedaan sampah organik dan sampah anorganik.Selain itu ada stand yang khusus memperlihatkan tentang sampah-sampah yang bisa didaur ulang kembali dengan membuatnya menjadi kerajinan dan hiasan-hiasan menarik.

Ada beberapa stand yang bisa dikunjungi di Green Festival. salah satunya adalah stand Komunitas Halaman organik yang mengajak memanfaatkan halaman yang terbatas untuk menanam tumbuhan bermanfaat. Tujuannya, mencapai kesehatan raga, jiwa, dan lingkungan.

Green Festival kali ini mengambil tema "Gaya Hidupku untuk Bumi". Nugroho F Yudho, Ketua Pelaksana Green Festival 2011 mengatakan, "Kampanye ini sekaligus mengajak masyarakat menjadikan kegiatan mengurangi efek pemanasan global sebagai gaya hidupnya sehari-hari." Di Green Festival juga mengajak masyarakat untuk menanam bibit pohon yang diberikan secara gratis.Bibit-bibit pohon itu antara lain bibit pohon trembesi,pohon rambutan,mangga,jeruk,jambu biji dan masih banyak lagi.

Green Festival terselenggara berkat kerjasama beberapa korporat, diantaranya PT Pertamina PERSERO, Sinarmas APP, PT Tirta Investama (Danone AQUA), Tupperware, Kompas, Metro TC dan jaringan data FeMale Indonesia.
Share12




Senin

Art 'n Craft Series : Berkreasi dengan Korek Api

Apa guna korek api? Banyak yang sudah tahu bahwa korek api adalah untuk menghasilkan api.Batangnya yang terbuat dari kayu dengan ujung bulatnya tinggal dijentikkan ke kertas hitam di pinggiran pembungkusnya dan muncullah api!Kemudian,apa fungsi lain dari korek api? Ternyata korek api juga dapat dibuat hiasan yang indah jika kita teliti mengerjakannya. Caranya mudah,seperti yang dilakukan oleh anak-anak Sawokecik hari Jumat,25 November 2011.Yaitu,ambil kertas karton warna sebagai alas berkreasi seukuran buku tulis.Sediakan pula lem untuk menempel korek apinya,dan kita sudah bisa mulai berkreasi.Bentuklah segala hal disekitar kita.Bisa berupa gedung-gedung tinggi,rumah,ikan,tanam-tanaman,dan masih banyak lagi bentuk yang menarik lainnya.Hasilnya,seperti yang bisa dilihat dibawah ini..



Minggu

Hari Cinta Puspa Satwa Nasional (HCPSN)



Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 2011 diperingati pada tanggal 5 November 2011. Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional tahun ini merupakan yang ke-18 semenjak digelar pertama kali pada tahun 1993 berdasarkan Kepres Nomor 4 tahun 1993 yang ditandatangani oleh Presiden RI, Soeharto.

Tujuan utama penyelenggaraan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) adalah untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan, dan pelestarian puspa dan satwa nasional.Juga untuk menumbuhkan dan mengingatkan akan pentingnya puspa dan satwa dalam kehidupan kita.

Pada peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tahun 2011 ini tema yang diambil adalah “Lestarikan Puspa dan Satwa Untuk Keberlanjutan Kehidupan”, dengan sub tema “Selamatkan Keanekaragaman Hayati Perkotaan”.
Bunga tetepok (Nymphoides indica)

Sesuai dengan sub tema “Selamatkan Keanekaragaman Hayati Perkotaan”, Pada peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tahun 2011 ditetapkan pula Puspa dan Satwa Nasional 2011. Adalah Bunga Tetepok (Nymphoides indica) yang ditetapkan sebagai Puspa Nasional 2011 dan Katak Api atau Katak Darah (Leptophryne cruentata tschudi) sebagai Satwa Nasional 2011.

Pemilihan Bunga tetepok (Nymphoides indica) lantaran bunga tetepok sebagai tanaman air tawar mempunyai potensi sebagai tanaman hias di daerah perkotaan di samping teratai dan lotus.
Sedangkan pemilihan Katak Api atau Katak Merah (Leptophryne cruentata) dikarenakan habitatnya di air tawar dan peranannya yang sangat penting sebagai indikator pencemaran lingkungan. Selengkapnya silakan baca artikel tentang Katak Merah.
Katak Merah atau Katak Api Satwa Nasional 2011

Selain itu juga akan dilaksanakan rangkaian acara lainnya seperti:

* Gerbang Hijau Indonesia (11 November 2011 di TMII)
* Parade Puspa dan Satwa Nusantara 2011 (13 November 2011 di Senayan – Bundaran HI)
* Lomba Foto dan Satwa (26 November 2011 di TSI)
* Pencanangan Siaga Lingkungan dan Seminar (20 November 2011 di TW Mekarsari)
* Workshop (27 November 2011 di TS Ragunan)

Semoga Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tahun 2011 ini bukan sekedar acara seremonial belaka namun mampu menginspirasi kita untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan, dan pelestarian puspa dan satwa nasional.

Jumat

Art 'n Craft Series : Mobil-Mobilan Styrofoam

Kita semua tahu bahwa styrofoam merupakan sampah yang paling sulit hancur seperti halnya plastik.OLeh karena itulah kita harus pandai untuk mendaur ulangnya kembali.Seperti kali ini, anak-anak Sawokecik mencoba berkreasi dengan menggunakan bahan-bahan yang berasal dari styrofoam.Bahan-bahan styrofoam tersebut akan disulap menjadi mobil-mobilan imut yang lucu.Bahan-bahan yang digunakan cukup mudah,antara lain cutter (hati-hati jika menggunakannya)dan lidi untuk menusuk dan menyambungkan bagian-bagian mobil-mobilan.Dengan asyik mereka memotong dan menyambungkan bagian demi bagian mobil.Setelah semua bagian tersambung, maka mobil-mobilanpun siap dijalankan.




Let's Cooking : Making Juice

Sudah pernah mengupas mangga? Bagaimana cara mengupas yang benar? Kali ini,selain anak-anak belajar mengupas mangga, juga akan membuat juice mangga.Pertama kali yang kita lakukan adalah mengupasnya.Anak-anak bergantian mengupas mangga.Tidak hanya anak perempuan yang mengupasnya tetapi juga anak laki-laki belajar mengupas juga.Setelah semuanya terkupas, maka kita siapkan blender.Kita isi dengan air gula sekitar 100 ml,lalu kita masukkan mangga yang telah dipotong-potong sedang.Jangan lupa, tambahkan pula es batu secukupnya.Mulailah kita haluskan mangga tersebut dengan blender.Sementara menunggu juice mangga selesai,kita siapkan beberapa gelas,dan kita tunagkan susu coklat diseputar gelas sebagai garnis/pemanisnya.Sesudah juice mangga selesai dibuat,kita tuang perlahan-lahan kedalam gelas yang sudah disediakan.


Rabu

Singing Together : Solmisasi

Anak-anak Sawokecik yang biasanya berlatih musik menggunakan musik dapur dan peralatan musik lain,sekarang diajak untuk bernyanyi dengan menggunakan nada atau dengan kata lain mengenal Solmisasi.1 dibaca dengan Do, 2 dibaca dengan Re, 3 dibaca dengan Mi, dan seterusnya.Dimulai dengan lagu yang sederhana, mereka mulai menghafalkan dan menyanyikan dengan nada.